Saat Kita Tidak Tega Menyakiti Meski Ia Mendua
Ketika Kita memutuskan untuk menyayangi Seseorang, Kita berusaha untuk selalu bersikap baik terhadap Dia. Hingga detik ini Kita tetap berusaha menjadi yang terbaik untuk Dia. Selalu berusaha terbuka dan selalu jujur kepada Dia yang Kita cintai. Tapi iman terhadap diri Kita tidak pernah Dia rasakan. Dia selalu curiga dan alasannya ialah dasar rasa curiga tersebut, Dia memulai sesuatu yang kadang menyakiti hati Kita. Mulai dari tuduhan ringan hingga tuduhan berat yang menciptakan Kita merasa direndahkan. Dan dari situ juga, Dia mulai macam-macam dengan dasar balas dendam. Padahal Dia tidak pernah membalas apapun alasannya ialah Kita tidak pernah macam-macam di belakang Dia. Dia hanya tidak bisa percaya terhadap Kita, padahal semua yang Dia tuduhkan tidak akan pernah tega untuk Kita lakukan. Kadang kesempatan itu ada, tapi cinta Kita terhadapnya mengalahkan godaan yang ada. Kita tidak pernah hingga hati untuk selingkuh Dia. Meskipun pada kenyataannya Dialah yang mendua, tapi Kita tid...